Segmentasi pasar dimensi fungsional

 on Sabtu, 28 Februari 2015  


Berwirausaha atau dalam bahasa bisnis sering disebut sebagai enterpreneurship adalah salah satu hal yang banyak orang membicarakan dan menginginkannya. Mengapa tidak, seorang enterpreneurship bisa menghasilkan laba hanya dalam hitungan menit. Oleh karenanya menjadi tumpuan utama perkembangan ekonomi indonesia dewasa ini. Tapi hal yang digemburkan sedemikian rupa ternyata banyak menyebabkan persepsi salah mengenai sesuatu yang dapat dijadikan sebagai objek bisnis, dalam hal ini adalah tentang barang atau jasa yang akan dijual.
Realitas menunjukan banyaknya pengusaha atau enterpreneurship melihat keaadaan sebagai peluang dan mereka langsung masuk untuk menjajakan bisnisnya. Hasilnya adalah “gulung tikar”, bangkrut dan gagal. Sebenarnya apa yang salah? Tidak semua hal bisa dibisniskan, bila tidak ada segmentasi yang tepat dalam aplikasinya. Lantas apa yang akan dibeli oleh pelanggan? Sekaligus bagaimana menentukan segmentasi pasar yang tapat? Sebagai objek penting dalam dunia bisnis konsumen adalah hal utama yang harus diperhatikan, tidak hanya sekedar berjualan atau menjajakan bisnis atau barangnya tanpa ada hal lebih dalam perhatian terhadap konsumen. Semuanya menyangkut pangsa pasar dan mempertahankan bisnis kita bahkan menjungkalkan bisnis atau perusahaan besar sekalipun, juga bisa.
Dewasa ini semua perusahaan terus-terusan menghadapi tantangan untuk menentukan dan menyediakan produk yang benar-benar dibutuhkan oleh pelanggan atau konsumen, selain daripada menghadapi tantang internal dan externalnya sendiri. fakta menunjukan sebagian besar perusahaan yang berupa mengembangkan produknya secara prosentase 60 persen gagal, hanya 40 persen produk yang bisa dan benar-benar bisa menguntungkan. Hampir semuanya dari kedua data tersebut dipengaruhi oleh segmentasi pasar. Sebenarnya apa segmentasi pasar itu?
Proses yang disebut oleh para pelakon usaha sebagai segmentasi pasar adalah saya lebih suka menjelaskan sebagai sebuah proses pengelompokan atau penyeleksian barang atau apa saja berdasarkan kategori tertentu. Disini adalah bagaimana seorang manajer bisa menentukan pasar berdasarkann keadaan tertentu dengan dibumbuhi teori yang sesuai denagan keadaan tersebut.  Hasilnya adalah apabila mereka para menajer gagal mengelompokkan barang atau jasanya tidak sesuai dengan keaddan yang terjadi, bukan tidak mungkin segemntasinya akan menyebabkan mereka benar-benar gagal.Cara untuk memikirkan segmentasi pasar yang mungkin berbeda dengan kebanyakan para pengusaha lakukan. Mereka kerap kali terfokus kepada segementasi pasar berdasarkan jenis produk, tipe harga, demografi bahkan psikografi individu yang menjadi target perusahaan. Inilah yang menyebabkan mereka terperangkap kepada segala jenis kegagalan. Penyebabnya adalah bahwa semua batasan ini di tentukan sendiri oleh ciri produk dan pelanggannya. Sebagaimana dalam buku solusi sang innovator karya Clyton M Christensen dan Michael E Raynor menyebutkan bahwa teori-teori pemsaran yang berdasarkan atas ketegorisasi ini adalah tentang mengungkap korelasi antara anatara ciri dan hasil. Namun hal itu hanya bisa dilakukan ketika keadaan menuntut dan menawarkan masalah kausalitas. 
analago berikut saya dapat ketika mengikuti perkuliah di kampus terpadu STMIK Amikom Yogyakarta dalam ranah perkuliah lingkungan bisnis. analogi saya mengenai segmentasi pasar yang beda dengan kebanyakan usaha lakukan adalah dengan cara melihat kompleksitas yang berkategori utama dalam kehidupan pelanggan. Pelanggan akan cenderung memiliki masalah di setiap waktu, dimana masalah akan membentuk sebuah komplesitas berkategori seperti yang sebelumnya saya bicarakan. Dalam penerapannya pelanggan akan menacari produk atau layanan yang bisa membuat masalah mereka teratasi dengan cepat dan berkualitas. Bukan sekedar selesai saja. Yang akan saya tekankan adalah proses pemikiran pelanggan yang sifatnya terstruktur dan cenderung tanggap masalah untuk menyelesaikannya. Dengan kata lain pelanggan yang berusaha menyelsaikan masalah tersebut bsa saja menggunakan orang lain atau barang. Sehingga konsep dari segmentasi pasar hal ini yang menciptakan proseas segmentasi pasar berbasis keadaan atau dimensi fungsional.
Segmentasi pasar dimensi fungsional 4.5 5 Unknown Sabtu, 28 Februari 2015 Berwirausaha atau dalam bahasa bisnis sering disebut sebagai enterpreneurship adalah salah satu hal yang banyak orang membicarakan dan meng...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cak Bisnis | we are your partner business

Popular Posts