ABSTRAKSI
Berkembangnya perusahaan developer sistem dan lain sebagainya di lingkungan bisnis dan teknologi dewasa ini membuka banyak peluang usaha. Seperti jasa pembuatan website, jasa pembuatan sistem, jasa pengembangan aplikasi dan masih banyak. Tapi disisi lain seorang programer yang bekerja untuk membangun dan mengembangkan sebuah sistem, khususnya sistem lama yang notabnenya adalah perancangan, membutuhkan seorang analis dan konseptor.
Apa tugas analis konseptor? Melainkan sebagai seorang yang menganalisis dan membuat sebuah konsep agar perencangan, koordinasim rekomendasi, dari semua hal bisa teratasi sesuai dengan kebutuhan dari organisasi atau perusahaan tersebut. Inilah yang pandang sebagai peluang usaha didalam eluang usaha. Sederhana. Tapi apakah kita memikirkan ini sebelumnya?
Berkembangnya perusahaan developer sistem dan lain sebagainya di lingkungan bisnis dan teknologi dewasa ini membuka banyak peluang usaha. Seperti jasa pembuatan website, jasa pembuatan sistem, jasa pengembangan aplikasi dan masih banyak. Tapi disisi lain seorang programer yang bekerja untuk membangun dan mengembangkan sebuah sistem, khususnya sistem lama yang notabnenya adalah perancangan, membutuhkan seorang analis dan konseptor.
Apa tugas analis konseptor? Melainkan sebagai seorang yang menganalisis dan membuat sebuah konsep agar perencangan, koordinasim rekomendasi, dari semua hal bisa teratasi sesuai dengan kebutuhan dari organisasi atau perusahaan tersebut. Inilah yang pandang sebagai peluang usaha didalam eluang usaha. Sederhana. Tapi apakah kita memikirkan ini sebelumnya?
Konsep sederhana mengenai Analis
sistem sebagaimana wikipedia
jelaskan adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan,
pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat
lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau
perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses
pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat
keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan
orang lain). Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk
memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan
membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis
penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem
untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem
harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem
operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial
akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan
perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam
berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer,
dan profesi sistem lainnya.
Analis
sistem bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat
lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis
biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang
waktu yang diperlukan. Analis sistem bertanggung jawab pula atas studi
kelayakan atas sistem komputer sebelum membuat satu usulan
kepada pihak manajemen perusahaan.
Dari beberapa
penjelasan diatas mengenai analis dan konseptor sistem membuka peluang besar
dalam usaha ini. Sebenarnya apa yang dilakukan oleh seorang analis sistem? Apa saja
tugasnya? Sebagai seorang mahasiswa stmik amikom
jogjakarta lebih-lebih dengan jurusan sistem informasi yang menururt saya lebih
masuk kepada analis sistem. Alangkah lebih bijaknya jika kemampuan yang kita
dapat semasa berkuliah bisa memberikan mamfaat kepada bahkan mendatangkan uang.
Untuk memberikan
gambaran tentang peluang usaha ini. Berikut tugas seorang analis dan konseptor sistem
secara umum
1. Menganalisa sistem yang sudah ada
guna pegembangan selanjutnya.
2. Menentukan lingkup sistem
3. Mengumpulkan fakta
4. Menganalisis fakta
5. Mengkomunikasikan temuan-temuan
tersebut melalui laporan analisis sistem
6. Mengembangkan solusi yang paling
efisien dan efektif
7. Menentukan teknologi yang akan
digunakan dalam solusi pembangunan sistem berdasarkan kebutuhan.
8. Menentukan standarisasi dan
implementasi sistem.
9. Mengarahkan tim pengembang dan
pembuat sistem
10. Mengkomunikasikan segala bentuk
sesuatu yang beriaktan dengan sistem yang dibangun guna koordinasi antara
kebutuhan sistem dan solusi yang disediakan.
11. Dokumentasi kebutuhan sistem
12. Menerjemahkan kebutuhan client atau
perusahaan kedalam spesifikasi dan juga harus terstruktur
13. Penjadwalan (implementasi, uji coba
dan lain sebagainya)
14. Pengawasan terhadap impementasi
sistem
15. Membuat metode transfer knowledge
kepada SDM client.
Sedangkan untuk keahlian agar bisa menjadi
seorang analis dan konseptor sistem adalah sebagai berikut:
- Mampu bekerja sama
- Berkomunikasi dengan baik
- Sopan
- Pendirian tegas
- 5. Bertindak secara metodik
- 6. Akurasi penghitungan biaya
- 7. Kretatif
- 8. Yang jelas memiliki kemampuan analisis yang kuat.
Dari beberapa poin penting tentang
analis sistem yang disebutkan diatas maka, apakah sudah bisa dibayangkan
sebagai mahasiswa lulusan Stmik Amikom Yogjakarta
tidak bisa menjadi seorang analis dan konseptr sistem? Jawabanya BISA. Mengapa demikian?
Ini berdasarkan pengalaman saya sebagai mahasiswa semester akhir di kampus
dengan lebel perguruan tinggi terbaik berdasar unesco ini.
Tidak berat untuk menghasilkan duit
dari menjadi seorang analis dan konseptor sistem. Bermula ketika ada seorang
dari kampus sebelah sedang makan di salah satu warung makan 24 jam nonstop di
belakang kampus. Dia membicarakan mengenai perancangan sistem informasi promosi
berbasis web di tempat dia bekerja. Saya mulai masuk sehabis itu, dengan rasa
percaya diri anggapan bisa saya mengatakan, “ini kartu nama saya mas, kebetulan
saya tadi mendengar mas bebicara mengenai perancangan sistem berbasis web. Dan kebetulan
saya bekerja sebagai analis dan konseptor sistem, memiliki tim yang terdiri
dari analis, konseptor, designer dan programmer, mudah-mudahan bisa cocok”.
Memang saya sudah memiliki kartu
nama pribadi. Dan dalam kartu nama itu yang tertera adalah designer grafis. Mengapa
saya berani memberikan kepada orang yang sedang butuh sistem berbasis web yang
kenyataanya diluar design grafis.? Mungkin anda mengatakan bohong. Tidak! saya
tidak bohong. Ini bukan kebohongan. Bagaimana ini mau dibilang bohong. Kalau saya
benar-benar bisa mengerjakannya? Dan mengenai tim. Itu juga bukan fiktif
belaka. Saya jelaskan saya kos, di kos saya ada 3 orang dan kebetulan dari
latar belakang yang berbeda, ada yang kuliah di Stimik Amikom (jurusan TI/ Programer), saya
jurusan Sistem informasi /analis dan konseptor, ada pula yang kuliah di STIM
YKPN sebagai desainer grafis. Itu modal saya. Dan dari modal itu saya bisa
dengan berkelanjutan menerima proyek yang berhubungan dengan hal diatas tadi. Dalam
sebulan saya dan tim bisa mengerjakan proyek sistem berbasis web, android,
dekstop bisa 2-3 proyek. Taksiran harga per rancangan sistemnya adalah sekitar
1 juta karena masih level amatiran. Sedangkan perancangan webnya sekitar 2
juta. Anda bisa banyangkan kami sebagai tim bisa makan dan bisa membayar kos
dari pada hal itu.
Anda bisa berlatih dari pada hal
ini. Dan bisa menjadi kebiasaan anda sehingga anda menjadi seorang analis
sistem yang profesional sebagaimana syarat-syarat dibawah ini.
Standar dan
sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau
dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga
disebut vendor certification. Sertifikasi yang dikeluarkan oleh para vendor
biasanya dikelompokkan kedalam beberapa spesialisasi, beberapa contoh yang
cukup terkenal saat ini antara lain :
- Cisco : Cisco Certified Network Associate (CCNA), Cisco Certified Network Professional (CCNP), Cisco Certified Designing Associate (CCDA), Cisco Certfied Designing Professional (CCDP), danCisco Security Specialist 1 (CSS 1).
- Microsoft : Microsoft Certified System Engineer (MCSE), Microsoft Certified System Administrator (MCSA), Microsoft Certified Solution Developer (MCSD), dan Microsoft Certified Database Administrator (MCDBA).
- Lotus : Certified Lotus Specialist (CLS), Certified Lotus Professional Application Development (CLPAD), dan Certified Lotus Professional System Administration (CLPSA).
- Oracle : Oracle Certified Professional Database Administrator (OCPDBA) dan Oracle Certified Professional Developer (OCPDeveloper).
- Dibidang internet, sertifikasi dari CIW (Certified Internet Web Master), seperti Master CIW Administrator, Master CIW Enterprise Developer.
Daftar Referensi
- http://id.wikipedia.org/wiki/Analis_sistem
- http://tek-inkom.blogspot.com/2012/12/system-analyst.html
- http://sunnahrahmah.blogspot.com/2011/06/tugas-utama-dan-tanggung-jawab.html




Tidak ada komentar:
Posting Komentar