Iklan dalam kamus besar bahasa indonesia adalah berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pd barang dan jasa yg ditawarkan; (2) pemberitahuan kpd khalayak mengenai barang atau jasa yg dijual, dipasang di dl media massa (spt surat kabar dan majalah) atau di tempat umum. Sedangkan dalam Wikipedia iklan merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan barangan, perkhidmatan, peluang pekerjaan, inspirasi dan maklumat kepada yang ingin disampaikan.
Walaupun periklanan bukan saluran media massa tetapi sejarah dan perkembanganya berkait rapat dengan sejarah dan perkembangan media massa. Revolusi percetakan dan penciptaan alat cetak oleh Johannes Gutenberg pada 1440 merupakan peristiwa paling penting dalam permulaan kegiatan periklanan di dunia.
Sedangkan menurut para tokoh dianataranya adalah Definisi iklan menurut Kotler dalam Sindoro (1998:111)
“iklan adalah segala bentuk penyajian bukan pribadi dan promosi tentang
gagasan, barang atau jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu”. Pengertian iklan
yang dikemukakan Kotler lebih menitikberatkan pada sponsor yang membiayai iklan
produk tersebut. Dalam hal ini suatu iklan produk barang, jasa, ide, gagasan
harus jelas siapa yang mensponsori suatu iklan.
Dilanjutkan
pemahan iklan oleh M. Suyanto
guru besar Sekolah tinggi Manajemen dan
komputer Amikom Yogyakarta memberikan
penjelasan bahawa iklan adalah bercerita secara visual untuk menarik konsumen. Dimana
penuangan ide akan sangat berpengaruh . sehingga iklan adalah strategi
komunikasi yang sangat menantang karena akan menyangkut wkspresi dan ide dalam
sebuah konsep yang harus tegas”.
Susutau yang berdiri atas organisasi merupakan satu
kesatuan penting dalam periklanan, baik menyangkut penarikan daya tarik
terhadap produksi jualan organisasi tersebut atau menyangkut mengenai perluasan
nama. Sehingga iklan atau periklanan menjadi ujung tombak dari organisasi itu
sendiri. anda bahkan akan berfikir kalau suatu waktu anda memiliki organiasi
dalam dalam dunia bisnis, apa yang dapat anda lakukan agar organisasi anda bisa
berjalan bahkan bisa mengalahkan kopetititor anda? Apa strategi anda dalam
beriklan?. Utnuk menjawab semuanya dibawah ini akan saya jelaskan mengenai
strategi dalam periklanan.
Seperti yang saya jelaskan dalam artikel sebelumnya tentang
visualisasi penyajian bisni (ikaln) yakni menyangkut bagaimana merancang
sebuah iklan perusahaan agar bisa memiliki daya tarik dan menyebabkan terget
utama dalam perusahaan yakni konsumen bisa kembali kepada rangkulan kita atas
pemenuhan kebutuhan mereka. Adalah menyangkut ritensi, komprehensi dan daya
tarik iklan itu sendiri. setelah proses perancangan iklan selesai, maka
ditabahkan sebuah strategi lain yang memegang
peran penting dalam penentuan keberhasilan iklan. Hal ini berkaitan dengan dasar
membangun merek, strategi menjaga agar periklanan dan elemen pemasaran berada
dalam jalur yang tepat serta membangun kepribadian merek dengan jelas dan
konsisten. Strategi mewakili jiwa sebuah merek dan menjadi elemen penting untuk
keberhasilan (Roman, Maas & Nisenholtz, 2005) seperti yang dijelaskan dalam
tulisan Ahmad
Zaki didalam blognya.
Strategi iklan harus mampu menjawab pertanyaan dasar dari rancangan sebuah
sebuah kampanye periklanan yang dirumuskan dalam 5W + 1H (Suhandang, 2005)
yaitu :– What : apa tujuan iklan ?
– Who : siapa khalayak yang akan dijangkau ?
– When : kapan iklan dipasang ?
– Where : di mana iklan dipasang ?
– Why : mengapa harus demikian ?
– How : bagaimana bentuk iklannya ?
Tujuan dari strategi adalah usaha untuk menciptakan iklan yang efektif, oleh karena itu selain rumusan pertanyaan 5W + 1H maka pengetahuan yang cukup tentang produk, persaingan pasar atau kompetitor dan analisis mendalam tentang konsumen merupakan kunci pokok yang harus diketahui oleh pemasar sebelum merumuskan sebuah strategi (Batey, 2003)
Berikut ini hal-hal penting yang harus anda perhatikan dalam membangun sebuah iklan.
Hal yang paling pertama sebelum strategi dirumuskan adalah pengetahuan tentang produk. Informasi mengenai produk atau jasa yang akan diiklankan, termuat dalam marketing brief yang dibuat oleh klien (Madjadikara, 2004). Informasi tersebut biasanya meliputi :
·
Brand
Merupakan penjelasan apakah merek tersebut adalah merek baru atau merek yang telah lama ada di pasar. Penentuan brand sangatlah penting, brand akan menjadi tolok ukur pasar tentang produk atau jasa yang kita jual. Penentuan brand harus memiliki konsistensi dan fitur pelayanan konsumen yang baik, bukan tidak mungkin brand yang anda bangun akan ditertawakan oleh konsumen jika anda tidak menerapkan poin konsistensi dalam penerapannya. Brand dalam perkembangannya akan menjadi salah satu penentu yang konsumen pandang untuk menyelesaikan kebutuhannya.
Merupakan penjelasan apakah merek tersebut adalah merek baru atau merek yang telah lama ada di pasar. Penentuan brand sangatlah penting, brand akan menjadi tolok ukur pasar tentang produk atau jasa yang kita jual. Penentuan brand harus memiliki konsistensi dan fitur pelayanan konsumen yang baik, bukan tidak mungkin brand yang anda bangun akan ditertawakan oleh konsumen jika anda tidak menerapkan poin konsistensi dalam penerapannya. Brand dalam perkembangannya akan menjadi salah satu penentu yang konsumen pandang untuk menyelesaikan kebutuhannya.
·
Product
knowledge
Penjelasan singkat tentang fitur yang terkandung dalam produk
Penjelasan singkat tentang fitur yang terkandung dalam produk
·
Beda itu,
Penting
Keunggulan yang membedakannya dengan kompetitor. Sebenarnya kompetitor bukan hanya mengenai prisahaan yang menjual produk atau jasa yag sama saja. Namun termasuk kompetitor adalah perusahaan yang bisa membuat pasar kita lebih tidak dipandang lagi oleh konsumen.
Keunggulan yang membedakannya dengan kompetitor. Sebenarnya kompetitor bukan hanya mengenai prisahaan yang menjual produk atau jasa yag sama saja. Namun termasuk kompetitor adalah perusahaan yang bisa membuat pasar kita lebih tidak dipandang lagi oleh konsumen.
·
Target
Pasar (Konsumen)
Yaitu mengenai segmentasi pasar yang menjadi
target kita, hal ini akan sangat membantu anda jika anda sempurnakan dengan sigmentasi
pasar dimensi fungsional sebagaimana dalam postingan sebelumnya dalam blog
iniStrategi dalam point ke empat ini hendaknyalah menggunakan langkah-langkah
berikut ini.
a.
Strategi menetapkan target atau audiens
b.
Strategi penetapan sasaran dan anggaran iklan
c.
Strategi mencari keunggulan iklan
d.
Strategi merancang iklan berdasarkan, bisa anda lihat
di tentang
visualisasi penyajian bisni (ikaln), termasuk didalamnya mengenai
perancangan daya tarik, warna dan lain sebagainya.
·
Analisis
SWOT
adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk
mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses),
peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu
spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths,
weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini
melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan
mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak
dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara
menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya,
kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah
bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage)
dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi
kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari
peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths)
mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah
bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat
ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.
Tujuan mengetahui SWOT adalah untuk menganalisis suatu produk yang dibandingkan dengan produk pesaing, serta kondisi dan kecendrungan pasar.
Tujuan mengetahui SWOT adalah untuk menganalisis suatu produk yang dibandingkan dengan produk pesaing, serta kondisi dan kecendrungan pasar.
·
Kompetitor
Produk apa yang menjadi kompetitor dari produk yang akan diiklankan. Dari situ bisa dilihat apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari produk yang akan diiklankan dan produk kompetitornya. juga bisa melihat seperti apa iklan terakhir dari kompetitor tersebut.
Produk apa yang menjadi kompetitor dari produk yang akan diiklankan. Dari situ bisa dilihat apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari produk yang akan diiklankan dan produk kompetitornya. juga bisa melihat seperti apa iklan terakhir dari kompetitor tersebut.
Dengan hal ini maka dapat dijelaskan bahwa
perancangan iklan yang baik merupakan hal urgen dalam sebuah organisasi atau
perusahaan dalam upaya mengembangakan pemasarannya. Selanjutnya olah iklan
sendiri sesuatu yang menjadi daya tarik dalam penyajian atau visualisasinya
yang didasari pada strategi yang setalh dijelaskan diatas akan menjadi
periklanan yang memiliki unsur busniness kental. Mengapa demikian? Perancangan yang
baik tidak didasari dengan strategi maka
hal tersebut akan menjad i karya seni. Sebaliknya bila didasari pada strategi
akan menjadi iklan menyangkut brand anda sendiri. semoga tulisan ini memberikan
mammfaat terhadap aplikasi bisnis anda dilapangan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar